Pratista Skin Care

Pori-pori Bisa Dihilangkan Ga, Sih? Ketahui Dulu 9 Fakta Berikut

23 Oct 2020 Views : 345
Share :
Facebook Twitter Print

Banyak informasi di internet yang membahas tentang pori-pori, tapi ternyata tidak semuanya fakta lho, karena ada beberapa mitos yang masih dipercaya banyak orang. Contohnya kayak penggunaan es batu yang dapat mengecilkan pori-pori.

Maka dari itu daripada keliru, kali ini MinSta mau membahas tentang 9 fakta pori-pori wajah, yuk.

1. Pori-pori membesar jika ada kotoran di dalamnya

Penampakan pori-pori yang besar itu dikarenakan adanya kotoran dan minyak yang menumpuk di dalamnya. Itulah mengapa ukuran pori-pori di daerah yang lebih berminyak (seperti hidung, pipi, dan dahi) akan nampak lebih besar.

Selain minyak, kotoran yang menempel ke wajah juga bisa menyumbat pori-pori dan akan membuat penampakan pori-pori lebih besar.

2. Rutin eksfoliasi dapat membantu menyamarkan pori-pori

Melanjutkan poin sebelumnya, jadi untuk mencegah penumpukan minyak dan kotoran pada pori-pori. Kamu bisa rutin melakukan double cleansing setiap malam (atau disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas kamu) juga rutin melakukan eksfoliasi setidaknya 1-2 kali seminggu agar kotoran dan minyak berlebih yang ada pada wajah kamu dapat terangkat maksimal. Sehingga pori-pori tampak lebih samar karena sudah tidak ada penumpukan kotoran lagi di dalamnya.

Untuk eksfoliasi, kamu bisa gunakan physical exfoliator seperti cleansing brush, scrub, dll, atau bisa juga dengan chemical exfoliator, terutama yang memiliki kandungan BHA (seperti Salicylic acid) di dalamnya.

3. Pori-pori membesar seiring bertambahnya usia

Fakta yang cukup menyedihkan, tapi memang benar adanya semakin bertambahnya usia maka produksi alami kolagen dan elastin dalam tubuh akan semakin berkurang. Kolagen merupakan jaringan protein yang berfungsi untuk menjaga kekencangan kulit. Kulit yang semakin mengendur akibat kurangnya kolagen akan membaut  pori-pori tampak lebih besar.

4. Memencet jerawat membuat penampakan pori-pori lebih besar

Siapa disini yang masih suka mencetin jerawat? Walau ada kepuasan tersendiri, tapi sebaiknya kamu hindari kebiasaan ini. Soalnya dengan memencet jerawat yang masih meradang, selain dapat meninggalkan bekas jerawat, pori-pori juga akan tampak lebih besar. Maka dari itu biasakan untuk tidak memencet jerawat dan gunakanlah perawatan yang tepat seperti penggunaan spot treatment pada jerawat yang meradang. Bila perlu gunakan acne patch agar jerawat terlindung sentuhan dari luar.

5. Pori-pori tampak lebih besar jika terpapar sinar matahari

Sinar UV pada sinar matahari dapat melemahkan kolagen yang menyangga pori-pori dan membuatnya tetap rapat. Untuk itulah kamu harus selalu gunakan sunscreen setiap hari. Kolagen merupakan fondasi utama dari kulit yang sehat dengan menjaga elastisitas kulit. Jika kulit kehilangan elastisitasnya, maka pori-pori akan tampak lebih besar.

6. Tampilan pori akan berubah saat menstruasi

Lagi-lagi hormon menjadi pengaruh yang besar untuk kulitmu, salah satunya akan berdampak pada penampilan pori-pori karena peningkatan hormon androgen selama menstruasi akan meningkatkan produksi sebum juga, sehingga penampakan pori-pori akan terlihat lebih besar.

 

7. Pori-pori tidak bisa membuka atau menutup

Banyak orang yang masih percaya kalau pori-pori dapat diatur kapan mau dibuka dan ditutup. Biasanya orang 'membuka' pori-pori dengan memberikan uap panas dan 'menutup'-nya kembali dengan menggunakan air dingin.

Faktanya pori-pori tidak memiliki otot untuk membuka dan menutup. Penguapan hanya dapat membantu ‘melumerkan’ sebum sehingga lebih mudah keluar. Sehingga setelahnya pori-pori akan tampak lebih mengecil.

 

8. Blackhead bukanlah kotoran yang menyumbat pori-pori

Banyak yang mengira kalau warna hitam pada blackhead itu dikarenakan ada kotoran yang menumpuk disitu. Padahal sebenarnya itu hanyalah sebum kita sendiri yang diproduksi secara alami pada kulit yang kemudian teroksidasi dengan udara sehingga warnanya berubah menjadi kehitaman.

9. Membersihkan wajah terlalu sering dapat membuat pori-pori tampak lebih besar.

Walau sebum dan kotoran yang menyumbat pori-pori dapat membuat penampakan pori-pori menjadi lebih besar, tapi jangan terlalu sering juga mencuci wajah ya. Bersihkanlah wajah maksimal dua kali sehari, di pagi hari dan malam hari sebelum tidur.

Jika kamu mencuci wajah terlalu sering, maka natural oil yang ada di kulit kamu akan terkuras habis dan akan membuat kulit memproduksi lebih banyak sebum. Pada akhirnya, pori-pori akan tampak lebih besar karena produksi sebum yang berlebih.

Pada intinya, pori-pori akan nampak lebih besar jika ada produksi sebum berlebih dan ada kotoran yang menyumbat pori-pori. Maka dari itu sebaiknya kamu rutin membersihkan wajah maksimal dua kali sehari. Bila perlu lakukanlah eksfoliasi rutin menggunakan skincare yang mengandung BHA, atau dengan menggunakan clay mask agar kotoran di dalam pori-pori dapat terangkat sempurna dan membuat penampakan pori-pori menjadi lebih kecil.

Gunakanlah skincare yang dapat memberikan kelembaban sehingga kulit menjadi lebih plump. Selain itu, jangan lupa gunakan sunscreen secara rutin supaya penampakan pori-pori menjadi lebih samar.

Kalo kamu masih bingung seputar permasalahan kulit atau gimana cara milih skincare yang tepat, boleh yuk #curhatinkeminsta aja, Minsta bakal bantu untuk rekomendasiin produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kamu.

Klik Link berikut untuk konsultasi otomatis via Website : Link WEB KONSUL

Klik link berikut untuk chat Minsta via WA : Link KONSULTASI & ORDER