Pratista Skin Care

Kenali Label "Non-Comedogenic", Sepenting Itukah?

27 Feb 2021 Views : 14
Share :
Facebook Twitter Print

Saat memilih produk kecantikan, seperti skincare ataupun makeup, kita seringkali disuguhi dengan istilah-istilah yang cukup asing. Mungkin istilah-istilah ini cukup asing buat kamu, terutama yang baru saja ingin menggunakan skincare.

Salah satu contoh istilah yang akan kita bahas hari ini, yaitu non-comedogenic. Kamu sudah tahu belum arti dari istilah ini? Walau terdengar asing, tapi ternyata istilah ini sangat penting dan bisa jadi bahan pertimbangan juga sebelum kamu membeli produk tersebut. Untuk lebih jelasnya, langsung masuk ke pembahasannya aja yuk!

 

Apa Itu Non-Comedogenic?

Comedogenic berasal dari kata 'comedo' atau 'comedone' yang merupakan tahapan awal dari terbentuknya jerawat. Sederhananya komedo adalah salah satu jenis jerawat non-inflamasi yang diakibatkan oleh pori-pori yang tersumbat.

Maka dari itu, comedogenic merupakan label yang digunakan pada suatu produk untuk menggambarkan produk tersebut memiliki kandungan yang dapat menyumbat pori-pori ataupun tidak (non-comedogenic).

Kandungan non-comedogenic biasanya akan lebih dianjurkan bagi pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat. Walau tidak 100% memberikan jaminan pori-porimu tidak tersumbat, setidaknya dengan memilih skincare non-comedogenic, kamu sudah meminimalisir salah satu risiko tersumbatnya pori-pori.

 

Skala Comedogenic

Sama seperti pH, tingkat comedogenic atau potensi suatu kandungan dalam menyumbat pori-pori dapat diukur berdasarkan skala. Skala ini memiliki rentang 0-5 dengan keterangan sebagai berikut:

0: tidak akan menyumbat pori-pori sama sekali

1: kemungkinan sangat rendah menyumbat pori-pori

2: kemungkinan cukup rendah menyumbat pori-pori

3: kemungkinan sedang menyumbat pori-pori

4: kemungkinan cukup tinggi menyumbat pori-pori

5: kemungkinan tinggi menyumbat pori-pori

Non-comedogenic sendiri merupakan kandungan yang memiliki skala comedogenic di antara 0-2, selebihnya sudah termasuk kandungan yang comedogenic.

 

Kandungan Yang Bersifat Non-Comedogenic

Ada banyak sekali kandungan yang bersifat non-comedogenic. Tapi kali ini MinSta mau kasih beberapa kandungan non-comedogenic yang cukup populer, antara lain:

  • benzoyl peroxide
  • resorcinol
  • salicylic acid
  • sulfur

 

Selain kandungan-kandungan tersebut, ada juga jenis oil yang bersifat non-comedogenic, seperti:

  • grapeseed oil
  • sunflower oil
  • neem oil
  • sweet almond oil
  • hempseed oil

 

Jadi buat kamu pemilik kulit berminyak dan ingin menggunakan kandungan dengan jenis oil, kamu tidak perlu khawatir pori-pori akan tersumbat jika menggunakan jenis oil yang sudah disebutkan di atas.

 

Non-Comedogenic Tidak Berarti Kulitmu Aman Dari Breakout

Label ini hanya untuk memberikan informasi kalau kandungan di dalam produk tersebut tidak ada yang menyumbat pori-pori. Akan tetapi label ini tidak bisa dikaitkan dengan penyebab breakout kamu.

Seperti yang kita tahu, breakout bisa disebabkan oleh banyak faktor. Selain itu, di dalam suatu produk sendiri memiliki banyak sekali kandungan. Dan mungkin saja kulit kamu alergi terhadap salah satu kandungan tersebut.

Begitu pula sebaliknya, kandungan yang bersifat comedogenic tidaklah buruk sama sekali. Namun memang akan membuat kulit lebih mudah mengalami breakout akibat pori-pori yang tersumbat. Kamu bisa saja memiliki kulit yang berminyak tapi bisa menggunakan produk dengan kandungan yang bersifat comedogenic.

Namun memang dianjurkan bagi pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat untuk mencari produk dengan label non-comedogenic untuk meminimalkan risiko breakout.

Selain itu, setiap kulit itu unik dan berbeda-beda reaksinya terhadap suatu kandungan. Jadi kamu tidak akan mengetahui apakah kandungan suatu skincare itu bagus atau tidak selain dicoba langsung ke kulit kamu. Asalkan tetap lakukan patch test ya sebelum diaplikasikan ke seluruh wajah.

 

Itulah beberapa hal tentang non-comedogenic yang perlu kamu ketahui. Semoga setelah membaca ini, kamu jadi lebih paham tentang istilah satu ini dan bisa menjadi pertimbangan sebelum membeli produk kecantikan berikutnya ya.

Kalo kamu masih bingung seputar permasalahan kulit atau gimana cara milih skincare yang tepat, boleh yuk #curhatinkeminsta aja, Minsta bakal bantu untuk rekomendasiin produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kamu.

Klik Link berikut untuk konsultasi otomatis via Website : Link WEB KONSUL

Klik link berikut untuk chat Minsta via WA : Link KONSULTASI & ORDER