Pratista Skin Care

Jerawat Kistik - Penyebab dan Pilihan Perawatan Terbaik

28 Jan 2021 Views : 17
Share :
Facebook Twitter Print

Bicara soal jerawat memang tidak akan ada habisnya. Seperti yang kita tahu, salah satu kelainan pada kulit yang sudah sangat umum terjadi ini memiliki berbagai macam jenis. Salah satunya adalah jerawat kistik sebagai jenis jerawat yang cukup mengganggu penampilan dan lebih susah diobati dibandingkan jenis jerawat lainnya.

Nah kali ini MinSta mau bahas soal jerawat kistik beserta pilihan perawatan yang bisa kamu gunakan untuk mengobatinya. Kita langsung masuk ke pembahasannya aja, yuk!

 

Apa Itu Jerawat Kistik?

Jerawat kistik (cystic acne) atau yang biasa disebut sebagai jerawat batu merupakan salah satu jenis jerawat yang terbentuk akibat penumpukan minyak, sel-sel kulit mati, dan kotoran di jaringan kulit paling dalam, bahkan jauh di dalam folikel rambut.

Penumpukan ini akan membuat bakteri dapat berkembang biak dan menginfeksi yang menyebabkan peradangan hingga terbentuk benjolan besar, berisi nanah, dan berwarna kemerahan.

Jika jerawat ini tidak segera diatasi, maka peradangan ini bisa saja menyebabkan pori-pori pecah dan membuat bakteri terus menyebar ke jaringan kulit di sekitarnya. Kondisi seperti ini dapat memicu munculnya jerawat batu baru dan juga dapat meninggalkan bekas.

 

Ciri-Ciri Jerawat Kistik

Ciri-ciri paling khas dari jerawat kistik adalah ukurannya yang lebih besar dari jerawat lainnya, sehingga menyerupai bisul. Ciri-ciri lainnya adalah jerawat ini berisikan nanah serta bertekstur agak keras, dan sakit bila disentuh.

Umumnya jerawat kistik muncul di area wajah. Namun tidak menutup kemungkinan jerawat ini juga bisa muncul di daerah lainnya, seperti dada, punggung, leher, dan area belakang telinga.

 

Penyebab Jerawat Dan Faktor Risiko

Sama halnya dengan jerawat pada umumnya, jerawat kistik juga disebabkan oleh sumbatan pori-pori akibat minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran. Tersumbatnya pori-pori ini akan membuat bakteri P.acnes dapat berkembang biak dan bisa menyebabkan peradangan pada kulit.

Namun berbeda dengan jenis jerawat lainnya, jerawat kistik erat kaitannya dengan hormon pada tubuh manusia, baik perempuan maupun laki-laki. Perubahan hormon biasanya disebabkan oleh stres, penggunaan alat kontrasepsi, atau menstruasi, serta kehamilan pada perempuan.

Hal ini dikarenakan peningkatan kadar hormon androgen dalam tubuh akan membuat kelenjar minyak lebih aktif untuk memproduksi minyak. Sehingga pori-pori kulit akan lebih mudah tersumbat dan menimbulkan jerawat.

Selain dari faktor hormon, ada beberapa faktor risiko lainnya yang bisa meningkatkan kemungkinan terbentuknya jerawat kistik, seperti:

  • Penggunaan kosmetik atau skincare yang tidak tepat
  • Mudah berkeringat yang meningkatkan kelembaban pada kulit dan membuat bakteri dapat berkembang lebih banyak
  • Terdapat riwayat keluarga yang memiliki kulit berjerawat
  • Penggunaan obat-obatan tertentu

 

Pilihan Perawatan Untuk Jerawat Kistik

Saat jerawat kistik muncul, sebaiknya kamu langsung mengatasinya agar tidak menyebar ke daerah kulit lainnya. Berikut MinSta mau kasih beberapa pilihan perawatan untuk mengatasi jerawat kistik:

1. Menggunakan Spot Treatment

Pengobatan yang paling umum dilakukan adalah dengan menggunakan spot treatment. Spot treatment cukup efisien dan efektif untuk digunakan, karena langsung dioleskan ke sumber masalah.

Kandungan di dalam spot treatment biasanya diperuntukkan untuk menenangkan area kulit yang berjerawat, membersihkan pori-pori, dan juga membunuh bakteri penyebab jerawat.

Beberapa jenis kandungan yang bisa kamu gunakan untuk dioleskan pada jerawat kamu antara lain:

  • Benzoyl Peroxide
  • Sulfur
  • Salicylic acid
  • Retinoid

 

2. Konsultasikan Ke Dokter

Jika kondisi jerawat sudah cukup parah dan kamu bingung memilih produk perawatan sendiri, sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter klinik Pratista. Selain mendapatkan penanganan yang tepat dan terkontrol, biasanya dokter akan memberikan resep yang lebih ampuh untuk mengatasi jerawat kistik.

Beberapa perawatan yang biasanya diresepkan antara lain:

  • Konsumsi antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab jerawat. Penggunaan antibiotik juga sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu pendek saja untuk menghindari terjadinya resisten antibiotik.
  • Konsumsi isotretinoin
  • Spironolactone yang berfungsi untuk mengendalikan hormon androgen yang berlebih. Biasanya perawatan ini dilakukan pada wanita yang memiliki jerawat kistik pada area rahang.
  • Suntik steroid pada jerawat yang meradang

Perlu dicatat kembali bahwa perawatan yang disebutkan tadi harus dilakukan dengan resep atau pengawasan dokter agar tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

 

3. Pilih Skincare Yang Cocok Di Kulit

Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah penggunaan skincare yang kurang tepat. Maka dari itu sangat penting untuk memilih skincare yang cocok untuk kulit kamu.

Berikut MinSta kasih beberapa tips dalam memilih skincare yang tepat:

  • Gunakanlah skincare seminimal mungkin dengan menggunakan basic skincare saja (cleanser, toner, moisturizer, dan sunscreen)
  • Pilihlah skincare sesuai dengan jenis kulit kamu
  • Pilih skincare yang memiliki label 'non-comedogenic' atau 'oil free' untuk meminimalkan risiko terjadinya sumbatan pada pori-pori.

 

4. Menjalankan Pola Hidup Sehat

Tidak bosan-bosan MinSta mengajak kamu untuk menjalankan pola hidup sehat. Karena selain dari luar, jerawat juga bisa disebabkan dari dalam tubuh kita sendiri. Selain dapat mengatasi jerawat kistik, dengan melakukan pola hidup sehat juga bisa mencegah terbentuknya jerawat baru.

Beberapa pola hidup sehat yang bisa kamu lakukan, seperti konsumsi makanan dengan gizi seimbang, minum air putih secukupnya, tidur yang cukup, olahraga rutin, dll.

 

Itulah beberapa hal tentang jerawat kistik, mulai dari pengertian, penyebab, hingga cara mengatasinya. Walau termasuk salah jenis jerawat yang paling ‘bandel’, tapi kamu masih bisa meredakannya asal dilakukan dengan cara yang tepat. Semoga tulisan kali ini bermanfaat buat kamu dalam mengatasi jerawat kistik ya.

Kalo kamu masih bingung seputar permasalahan kulit atau gimana cara milih skincare yang tepat, boleh yuk #curhatinkeminsta aja, Minsta bakal bantu untuk rekomendasiin produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kamu.

Klik Link berikut untuk konsultasi otomatis via Website : Link WEB KONSUL

Klik link berikut untuk chat Minsta via WA : Link KONSULTASI & ORDER

Jerawat Kistik - Penyebab dan Pilihan Perawatan Terbaik

25 Feb 2021 Views : 17
Share :
Facebook Twitter Print

Bicara soal jerawat memang tidak akan ada habisnya. Seperti yang kita tahu, salah satu kelainan pada kulit yang sudah sangat umum terjadi ini memiliki berbagai macam jenis. Salah satunya adalah jerawat kistik sebagai jenis jerawat yang cukup mengganggu penampilan dan lebih susah diobati dibandingkan jenis jerawat lainnya.

Nah kali ini MinSta mau bahas soal jerawat kistik beserta pilihan perawatan yang bisa kamu gunakan untuk mengobatinya. Kita langsung masuk ke pembahasannya aja, yuk!

 

Apa itu jerawat kistik?

Jerawat kistik (cystic acne) atau yang biasa disebut sebagai jerawat batu merupakan salah satu jenis jerawat yang terbentuk akibat penumpukan minyak, sel-sel kulit mati, dan kotoran di jaringan kulit paling dalam, bahkan jauh di dalam folikel rambut.

Penumpukan ini akan membuat bakteri dapat berkembang biak dan menginfeksi yang menyebabkan peradangan hingga terbentuk benjolan besar, berisi nanah, dan berwarna kemerahan.

Jika jerawat ini tidak segera diatasi, maka peradangan ini bisa saja menyebabkan pori-pori pecah dan membuat bakteri terus menyebar ke jaringan kulit di sekitarnya. Kondisi seperti ini dapat memicu munculnya jerawat batu baru dan juga dapat meninggalkan bekas.

 

Ciri-Ciri Jerawat Kistik

Ciri-ciri paling khas dari jerawat kistik adalah ukurannya yang lebih besar dari jerawat lainnya, sehingga menyerupai bisul. Ciri-ciri lainnya adalah jerawat ini berisikan nanah serta bertekstur agak keras, dan sakit bila disentuh.

Umumnya jerawat kistik muncul di area wajah. Namun tidak menutup kemungkinan jerawat ini juga bisa muncul di daerah lainnya, seperti dada, punggung, leher, dan area belakang telinga.

 

Penyebab Jerawat Dan Faktor Risiko

Sama halnya dengan jerawat pada umumnya, jerawat kistik juga disebabkan oleh sumbatan pori-pori akibat minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran. Tersumbatnya pori-pori ini akan membuat bakteri P.acnes dapat berkembang biak dan bisa menyebabkan peradangan pada kulit.

Namun berbeda dengan jenis jerawat lainnya, jerawat kistik erat kaitannya dengan hormon pada tubuh manusia, baik perempuan maupun laki-laki. Perubahan hormon biasanya disebabkan oleh stres, penggunaan alat kontrasepsi, atau menstruasi, serta kehamilan pada perempuan.

Hal ini dikarenakan peningkatan kadar hormon androgen dalam tubuh akan membuat kelenjar minyak lebih aktif untuk memproduksi minyak. Sehingga pori-pori kulit akan lebih mudah tersumbat dan menimbulkan jerawat.

Selain dari faktor hormon, ada beberapa faktor risiko lainnya yang bisa meningkatkan kemungkinan terbentuknya jerawat kistik, seperti:

  • Penggunaan kosmetik atau skincare yang tidak tepat
  • Mudah berkeringat yang meningkatkan kelembaban pada kulit dan membuat bakteri dapat berkembang lebih banyak
  • Terdapat riwayat keluarga yang memiliki kulit berjerawat
  • Penggunaan obat-obatan tertentu

 

Pilihan Perawatan Untuk Jerawat Kistik

Saat jerawat kistik muncul, sebaiknya kamu langsung mengatasinya agar tidak menyebar ke daerah kulit lainnya. Berikut MinSta mau kasih beberapa pilihan perawatan untuk mengatasi jerawat kistik:

1. Menggunakan Spot Treatment

Pengobatan yang paling umum dilakukan adalah dengan menggunakan spot treatment. Spot treatment cukup efisien dan efektif untuk digunakan, karena langsung dioleskan ke sumber masalah.

Kandungan di dalam spot treatment biasanya diperuntukkan untuk menenangkan area kulit yang berjerawat, membersihkan pori-pori, dan juga membunuh bakteri penyebab jerawat.

Beberapa jenis kandungan yang bisa kamu gunakan untuk dioleskan pada jerawat kamu antara lain:

  • Benzoyl Peroxide
  • Sulfur
  • Salicylic acid
  • Retinoid

 

2. Konsultasikan Ke Dokter

Jika kondisi jerawat sudah cukup parah dan kamu bingung memilih produk perawatan sendiri, sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter klinik Pratista.

Selain mendapatkan penanganan yang tepat dan terkontrol, biasanya dokter akan memberikan resep yang lebih ampuh untuk mengatasi jerawat kistik.

Beberapa perawatan yang biasanya diresepkan antara lain:

  • Konsumsi antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab jerawat. Penggunaan antibiotik juga sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu pendek saja untuk menghindari terjadinya resisten antibiotik.
  • Konsumsi isotretinoin
  • Spironolactone yang berfungsi untuk mengendalikan hormon androgen yang berlebih. Biasanya perawatan ini dilakukan pada wanita yang memiliki jerawat kistik pada area rahang.
  • Suntik steroid pada jerawat yang meradang

Perlu dicatat kembali bahwa perawatan yang disebutkan tadi harus dilakukan dengan resep atau pengawasan dokter agar tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

 

3. Pilih Skincare Yang Cocok Di Kulit

Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah penggunaan skincare yang kurang tepat. Maka dari itu sangat penting untuk memilih skincare yang cocok untuk kulit kamu.

Berikut MinSta kasih beberapa tips dalam memilih skincare yang tepat:

  • Gunakanlah skincare seminimal mungkin dengan menggunakan basic skincare saja (cleanser, toner, moisturizer, dan sunscreen)
  • Pilihlah skincare sesuai dengan jenis kulit kamu
  • Pilih skincare yang memiliki label 'non-comedogenic' atau 'oil free' untuk meminimalkan risiko terjadinya sumbatan pada pori-pori.

 

4. Menjalankan Pola Hidup Sehat

Tidak bosan-bosan MinSta mengajak kamu untuk menjalankan pola hidup sehat. Karena selain dari luar, jerawat juga bisa disebabkan dari dalam tubuh kita sendiri. Selain dapat mengatasi jerawat kistik, dengan melakukan pola hidup sehat juga bisa mencegah terbentuknya jerawat baru.

Beberapa pola hidup sehat yang bisa kamu lakukan, seperti konsumsi makanan dengan gizi seimbang, minum air putih secukupnya, tidur yang cukup, olahraga rutin, dll.

 

Itulah beberapa hal tentang jerawat kistik, mulai dari pengertian, penyebab, hingga cara mengatasinya. Walau termasuk salah jenis jerawat yang paling ‘bandel’, tapi kamu masih bisa meredakannya asal dilakukan dengan cara yang tepat. Semoga tulisan kali ini bermanfaat buat kamu dalam mengatasi jerawat kistik ya.

Kalo kamu masih bingung seputar permasalahan kulit atau gimana cara milih skincare yang tepat, boleh yuk #curhatinkeminsta aja, Minsta bakal bantu untuk rekomendasiin produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kamu.

Klik Link berikut untuk konsultasi otomatis via Website : Link WEB KONSUL

Klik link berikut untuk chat Minsta via WA : Link KONSULTASI & ORDER